142


Hey 142, apa kabar?

Bagaimana dengan penghuni barumu?

Apakah mereka secantik kita?

Apakah mereka se akrab kita?

Apakah mereka se rapi kita? #uhuk

Apakah mereka datang dari Bekasi, Bogor, Sukabumi dan Magetan seperti kita?

Apakah mereka di kelas P, Q, R, dan S seperti kita?

Apakah mereka se rajin kita? #uhuk #uhuk

Apakah mereka bersahabat dengan 141 seperti kita?

142, yang jelas mereka lebih muda dari kita

 

Hey 142, bagaimana keadaanmu sekarang?

Bagaimana kabar kasur tempat ku melepas letih selama setahun kemarin?

Bagaimana kabar meja tempat ku menguras otak selama 2 semester kemarin?

Dan bagaimana dengan lemari tempat ku menyimpan barang pribadiku selama 12 bulan kemarin?

Apakah mereka digantikan dengan yang baru?

Apakah pengganti mereka lebih baik?

Apakah mereka telah dibuang dan menjadi rongsokan di tempat sampah?

142, tiba tiba aku teringat mereka

 

Hey kamarku..

Terimakasih telah menjadi tempat singgah yang cukup nyaman selama setahun kemarin

Terimakasih telah menjadi tempat bersejarah bagiku

Terimakasih telah membuatku mengenal mereka,

Zella, Gita, Icha,

Terimakasih telah mengajarkan perbedaan yang indah padaku

Terimakasih 142..

 

142, tahukah kamu?

Di awal aku mengenalmu aku menitikkan air mata,

Aku masih merindukan rumah dan belum sanggup beradaptasi

Tapi di akhir aku melihatmu yang kemudian dikunci dan aku tak bias memasukimu,

Aku kembali menitikkan air mata

Seakan aku telah berpisah dengan sebuah kamar yang penuh kenangan

142, aku menangis haru

 

142, sampaikan salamku pada mereka,

Teman teman barumu,

Sampaikan pada mereka agar merawatmu dengan baik

Terimakasih 142,

Aku merindukanmu

About these ads

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s