Aku mengenalmu sejak saat itu,
Beberapa bulan yang lalu,.
Di saat itulah kau menjadi sosok yang paling bijaksana di mataku, eits, tentunya setelah ayahku.
Entah karena apa, aku bisa langsung menyimpulkan aku menyukaimu..
Terlalu berlebihan mungkin kalau aku mengatakan bahwa aku mengenalmu,
Karena pada kenyataannya kita tak pernah sekalipun berjabat tangan dan berbicara berhadapan,
Hanya bisa disebut, “aku tau kamu, tapi aku tak mengenalmu”
Dan mungkin sebaliknya, atau malah mungkin kamu sama sekali tak mengetahuiku?
kemungkinan besarnya sih seperti itu,
sangat bisa dimaklumi mengingat kita bertemu di sebuah forum besar dimana kami semua bisa tau kamu, tapi kamu tak bisa tau satu persatu dari kami,
Hari dimana kita akan berpisah dari forum itu,
adalah hari yang paling tak kuinginkan,
taukah kamu apa alasanku?
jawabannya adalah karena aku tak ingin hari kebersamaan itu berakhir
Tak bisa dipungkiri, tak bisa dibohongi, dan entah karena dasar apa aku selalu mengingatmu saat itu. bahkan, sampai sekarang.
Mungkin aku terlalu bodoh..
Dan hari ini kenyataan pahit harus aku terima
Facebook itu menceritakan semuanya tentang kamu
Aku tau, aku tau, dan sekarang aku tau
Dan tiba tiba..
Airmataku menetes, tak banyak, hanya beberapa kali saja
Tapi jauh di dalam hati, aku merasakan pedih yang luar biasa,.
Ternyata telah ada seseorang disana,
Yang entah siapa,
Aku tak mengenalnya,
Cukup tau saja,.
Aku menertawai diriku sendiri,
Bagaimana mungkin aku menangisi orang yang hanya bisa kukagumi.,
Yaudah sih ya, cukup sekian saja curhatan malam ini,.
Intinya, saya PATAH HATI




