Siang itu..
Aku melihatnya berjalan dari arah musholla,
Tergesa gesa sambil sibuk membenarkan kacamatanya,
Dia, yang hanya kutau namanya..
Dia, pria berkacamata..
Jaket hitam menutup sebagian badannya,
Terlihat ia mengenakan kemeja dibalik jaket hitamnya,
Air wudhu terlihat membasahi sebagian rambutnya,
Aku melihatnya,
Aku menundukkan kepala,
Jantungku berdebar kencang karenanya,
Dia, yang hanya kutau namanya..
Dia, pria berkacamata..
Entah kenapa,
Hatiku mengatakan ada yang berbeda,
Cara bicaranya,
Cara jalannya,
Caranya menatap lawan bicara,
Semua berbeda,
Terlihat sangat berwibawa,
Terlihat sangat bijaksana,
Terlihat sangat berkharisma.
Ada sesuatu dari dirinya,
Yang membuatku mengaguminya,
Dia, yang hanya kutau namanya..
Dia, pria berkacamata..
Aku hanya bisa melihatnya,
Tanpa pernah bisa mengenalnya,
Seorang pria berkacamata,
Seorang berinisial A,.





